5+ Cara Mengisi Slip Penyetoran Bank BRI Lengkap 2023

Cara Mengisi Slip Penyetoran Bank BRI

Cara mengisi slip penyetoran bank bri mungkin cukup membingungkan bagi kalian yang mau baru pertama akan melakukan penyetoran uang ke bank bri. Saat sedang melakukan transaksi di bank khususnya yang berhubungan dengan teller.

Maka Anda akan diarahkan untuk mengisi informasi terlebih dahulu. Sudah disediakan formulirnya dan akan dibantu oleh satpam mengenai cara mengisi slip penyetoran atau penarikan bank BRI. Slip penyetoran atau penarikan bank bri untuk pengisiannya hampir sama yang membutuhkan data diri nasabah secara rinci mulai dari nama,

Nomor rekening, jumlah yang di tarik maupun setoran. bedanya hanya jika slip penyetoran biasanya berwarna biru. Sedangkan pada slip penarikan berwarna merah. Berikut langkah-langkah dan informasi yang bisa membantu anda lebih mudah dalam mengisi formulir.

Rekening lama tidak digunakan harus coba 3 Cara Cek Rekening BRI Masih Aktif Atau Tidak Cepat Dan Mudah

Cara Melakukan Setoran ke Kantor Cabang Bank BRI

 Cara Melakukan Setoran ke Kantor Cabang Bank BRI 

Di zaman modern ini sudah semua hal perbankan bisa Anda lakukan secara digital atau otomatis seperti penyetoran uang tunai. Namun terkadang ada beberapa kondisi yang mengharuskan nasabah pergi langsung ke bank dan menyetorkan uang mereka. Berikut tata cara sederhana untuk menyetorkan uang tunai di bank.

  • Siapkan buku tabungan dan KTP
  • Siapkan uang tunai yang ingin Anda setor
  • Pergi ke kantor cabang BRI terdekat
  • Masuk dan tunggu antrian di teller
  • Isi form atau slip setoran selagi menunggu
  • Maju ke teller, berikan slip setoran dan uang tunai
  • Lampirkan KTP jika diminta
  • Tunggu teller memproses transaksi

Ketika transaksi sudah selesai maka teller akan memberikan informasinya pada nasabah. Kemudian ia juga memberikan bukti transaksi berupa slip yang sudah ditandatangani dan di cap. Jika Anda bingung tentang pengisian slip maka bisa cek penjelasan lebih lanjut berikut ini.

Cara Mengisi Slip Penyetoran Bank BRI

Jika Anda ingin melakukan penyetoran dalam jumlah besar misal di atas Rp. 5.000.000,- Tentunya akan lebih mudah dan aman jika dilakukan melalui bank. Dengan membawa uang cash serta kartu atm akan diproses tanpa mengkhawatirkan apapun. Nah Cara menyetornya juga mudah dan cepat yakni dengan mengisi form terlebih dahulu dan berikut caranya:

  • Mempersiapkan uang yang hendak disetor.
  • Kemudian mendatangi kantor BRI terdekat.
  • Menyampaikan tujuan pada satpam yang bertugas
  • Menerima nomor antrian dari satpam.
  • Lalu mengisi sebuah formulir penyetoran uang.
  • Mengisi form penyetoran uang.
  • Isi sesuai dengan data yang dibutuhkan.
  • Tunggu hingga nomor antrian dipanggil..
  • Jika sudah dipanggil serahkan nomor antrian.
  • Sampaikan tujuan yakni menyetorkan uang.
  • Teller akan memproses transaksi Anda.
  • Serahkan jumlah uang pada pihak teller.
  • Tunggu hingga proses selesai.
  • Teller akan memberikan struk penyetoran uang.
  • Cek terlebih dahulu sebelum pergi
  • Simpan bukti penyetoran uang Anda. 

Setelah melakukan transaksi, nasabah wajib menyimpan slip setoran sebagai buktinya. Namun di sisi lain banyak juga orang yang menganggap bahwa bukti setoran ini tidak terlalu penting. Pasalnya bukti transaksi juga akan tercatat di buku tabungan atau mutasi rekening nasabah.

Sudah tau limit kredit anda? 4 Cara Cek Limit Kartu Kredit BRI Mudah Dan Praktis 

Info yang Harus Di isi dalam Slip Penyetoran Uang Bank BRI 

Info yang Harus Di isi dalam Slip Penyetoran Uang Bank BRI  

Dalam slip penyetoran uang terdapat info-info yang harus Anda isi agar pihak bank, Yakni khususnya teller bisa membantu dalam proses pengirimannya. Maka dari itu, Pelajari hal-hal tersebut agar tidak kebingungan lagi dan berikut informasinya:

  • Mengisi nama kantor cabang menyetorkan uang.
  • Mengisi tanggal transaksi penyetoran uang.
  • Memberi tanda silang pada pilihan..
  • Mengisi informasi mengenai tujuan penyetoran
  • Memberi tanda silang pada jenis mata uang..
  • Mengisi data mengenai penyetor uang.
  • Pastikan data tersebut sesuai dengan identitas.
  • Menuliskan keterangan atau tujuan penyetoran uang.
  • Tuliskan jumlah uang yang hendak disetor.
  • Sub total tuliskan dalam bentuk angka.
  • Di bagian terbilang tuliskan menggunakan huruf.
  • Tanda tangan di kotak sebelah kanan. 

Pada dasarnya setiap kolom informasi yang harus nasabah isi ini sudah jelas. Namun memang terkadang banyak nasabah baru seperti anak remaja atau orang lanjut usia yang tidak terlalu mengerti. Maka dari itu penyetoran lewat kantor cabang bank adalah pilihan  tepat karena akan dibantu langsung oleh teller.

Masih Bingung ambil uang 5 juta? yuk baca 5+ Cara Mengambil Uang 5 Juta Di ATM BRI Mudah

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengisi Slip Penyetoran

Dalam melakukan cara mengisi slip penyetoran bank BRI melalui teller terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan. Misalnya seperti isi informasi, tujuan penyetoran, jumlah nominal, dan lain sebagainya. Jika Anda masih kebingungan tentu dapat bertanya pada pihak satpam untuk dibantu. Berikut ini informasi lebih lengkapnya secara ringkas:

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengisi Slip Penyetoran 

1. Mengetahui Informasi Tujuan Penyetoran

Pada kolom pertama Anda diharuskan mengisi informasi mengenai tujuan penyetoran. Isinya yakni nomor rekening, nama penerima, beserta cabangnya. Hal ini bisa diketahui dengan bertanya secara langsung kepada yang menerima uang tersebut. Atau mungkin jika Anda menyetor uang untuk rekening pribadi maka isilah dengan nomor rekening milik sendiri. 

Pastikan untuk mengetahui info mengenai nomor rekening, nama dari pemilik, serta cabangnya. Biasanya bisa dengan meminta foto dari buku tabungan agar tidak salah dalam memberikan informasi. Terlebih lagi bank BRI memiliki jumlah digit nomor rekening yang panjang.

Cek poin simpedes makin mudah aja nih 3 Cara Cek Poin BRI Simpedes Lewat Hp

2. Mengisi Keterangan dengan Jelas

Isilah informasi dengan jelas yakni dengan menggunakan huruf yang mudah terbaca. Bisa menuliskan secara capital sehingga tidak salah baca atau memberikan spasi sedikit lebih banyak agar tidak terlalu mepet. Selain itu, bisa juga dengan mengisi dengan perlahan dan menggunakan alat tulis yang jelas warna tintanya. 

Dengan ini akan membantu pihak teller untuk membaca data penerima serta penyetor untuk kemudian diproses lebih lanjut. Biasanya di bank baik cabang maupun pusat akan memberikan contoh slip penyetoran yang sudah diisi. 

3. Perhatikan Jenis Slip 

Nasabah perlu memperhatikan judul slip penyetoran di bank, jangan sampai salah mengambil. Pasalnya pada meja slip terdapat banyak jenis kertas slip atau formulir. Ada yang untuk pembuatan rekening baru, slip setoran, slip tarik tunai, dan lain sebagainya.

Perhatikan Jenis Slip  

Jika mengalami kebingungan maka nasabah bisa langsung bertanya pada satpam atau teller yang membantu. Nanti mereka akan membantu menunjukkan mana slip yang benar dan tepat untuk setiap jenis transaksi. Di samping itu nasabah juga bisa menemukan slipnya yaitu dengan judul SLIP SETORAN TUNAI.

4. Pastikan Nominal Setoran Sama Dengan Jumlah Uang Tunai

Terkadang ada nasabah yang mengalami perbedaan nominal uang tunai dengan yang mereka tulis di kertas slip. Secara sederhana, nominal itu memang bisa Anda coret dan ganti dengan jumlah yang benar. Namun hal itu hanya akan membuat slip setoran menjadi kotor dan tidak rapi kemudian bisa menimbulkan salah paham bagi teller.

Maka dari itu penting bagi nasabah untuk memastikan penulisan nominal sudah benar dan sama dengan jumlah uang yang akan mereka setor. Lakukan pengecekan double, hitung uang sebelum menulis jumlah setoran dan setelahnya. Hal ini akan meminimalisir terjadinya kekeliruan seperti yang penulis jelaskan.

5. Pastikan Nomor Rekening Sudah Tepat

Selain nominal, nomor rekening juga harus Anda cek, pastikan sudah tepat dan sesuai dengan tujuan. Jangan sampai salah satu digit sekalipun karena itu bisa menyebabkan kesalahan transaksi. Ketika hal itu terjadi maka teller tidak bisa bertanggung jawab karena bukan kesalahannya. 

Dana yang sudah terkirim juga tidak bisa kembali, sekalipun meminta tolong pada pihak bank. Pasalnya itu bukan kesalahan dari bank sehingga sebagai nasabah harus ekstra hati-hati. Tulis nomor rekening dan nama penerima dengan benar kemudian cek kembali sebelum menyerahkan slip pada teller.

6. Membawa Buku Tabungan

Ketika melakukan penyetoran tunai di bank, nasabah harus membawa uang tunai, KTP, dan buku tabungan mereka. Teller akan membutuhkan buku tabungan untuk melakukan print atau cetak mutasi. Jadi nanti bisa terlihat mutasi terakhir yang mana setoran tunai tersebut.

Membawa Buku Tabungan

Selain itu buku tabungan juga berfungsi sebagai identitas dari pemilik rekening, apakah benar yang mengakses rekening ini adalah pemilik aslinya atau tidak. Terkadang ada pemilik rekening yang dipegang oleh orang lain, misalnya seperti rekening suami dipegang oleh istri atau rekening anak dipegang oleh orang tuanya.

Demikian artikel mengenai cara mengisi slip penyetoran bank BRI yang dapat Anda gunakan sebagai referensi. Jika masih kebingungan bisa meminta tolong pada pihak satpam dimana jika tidak sibuk akan membantu dalam pengisian form tersebut.